Senin, 30 November 2020
Menghindari Sifat Tercela; Iri Hati dan Dengki
Sifat Tercela; Iri Hati dan Dengki
Sifat tercela adalah sifat yang tidak boleh dimiliki oleh manusia, dan harus dihindari. Karena, sifat tercela dapat merugikan diri sendiri serta orang lain. Iri hati dan dengki adalah bagian dari sifat tercela. Allah SWT berfirman dalam Qs. An-Nisa (4) : 32
Dalam ayat tersebut telah dijelaskan bahwa Allah melarang hamba-Nya merasa iri dengki terhadap orang lain. Selain itu, perbuatan iri dan dengki dapat menghapus amalan-amalan ibadah seseorang dalam artian iri dengki dapat merusak kebaikan yang telah dilakukan seseorang tersebut.
Iri adalah suatu emosi yang timbul ketika seseorang yang tidak memiliki suatu keunggulan baik prestasi, kekuasaan, atau lainnya menginginkan yang tidak dimilikinya itu, atau mengharapkan orang lain yang memilikinya agar kehilangannya. Sedangkan dengki adalah sikap mengharapkan hilangnya nikmat dari orang lain.
Semoga kita dijauhkan dari sifat tercela, yaitu iri hati dan dengki. Serta kita senantiasa diberikan perlindungan oleh Allah SWT. Aamiin...
Wallahu a'lam bisshowab...
SABAR
Assalamu'alaikum,
Hallo Akang Teteh semuanya..
Semoga semua selalu dalam keadaan sehat yaa, Aamiin...
Oke, diblog ini aku bakal bahas tentang "sabar". Pasti semua manusia yang ada dibumi ini memiliki permasalahan, ujian, cobaan, dan rintangan termasuk saya sendiri. Namun, kita diperintahkan oleh Allah untuk bersabar karena sejatinya orang-orang yang bersabar adalah orang yang dicintai oleh Allah SWT. Sesuai dengan firman Allah dalam Qs. Ali-Imron (3) : 146.
وَاللَّهُ يُحِبُّ الصَّابِرِينَ
Selasa, 10 November 2020
Anjuran Merawat Tubuh dan Menjaga Fitrah dalam Islam
“Fithrah itu ada lima, atau ada lima fithrah yaitu: Khitan, mencukur bulu kemaluan, memotong kuku, mencabut bulu ketiak, dan mencukur kumis.” (HR. Al-Bukhari no. 1889 dan Muslim no. 257)
Dalil dan Hadits Mengenai Merawat Tubuh dan Menjaga Kesehatan
Hallo Akang dan Teteh. Gimana nih kabarnya? Semoga semuanya sehat selalu yaa. Aamiin ya rabbal alamiin..
Allah SWT telah menciptakan manusia dengan bentuk yang sebaik-baiknya. Maka dari itu, kita sebagai manusia harus pandai dalam merawat diri, dan menjaga kesehatan tubuh yang telah Allah limpahkan kepada kita semua. Terdapat dalil dan hadits mengenai perintah untuk merawat diri dan menjaga kesehatan, seperti berikut:
1. Q.S. Al-Baqarah (2) : 195
وَأَنْفِقُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَلَا تُلْقُوا بِأَيْدِيكُمْ إِلَى التَّهْلُكَةِ ۛ وَأَحْسِنُوا ۛ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ
Artinya: "Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik."
Orang-orang yang tidak menjaga kesehatan termasuk dalam golongan orang yang menjatuhkan diri dalam kebinasaan. Sebab, tidak merawat apa yang telah diberikan oleh Allah.
2. Q.S. Al-Baqarah (2) : 185
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَىٰ وَالْفُرْقَانِ ۚ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ ۖ وَمَنْ كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ ۗ يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَاكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ
Artinya: Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur'an, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang benar dan yang batil). Karena itu, barang siapa di antara kamu ada di bulan itu, maka berpuasalah. Dan barang siapa sakit atau dalam perjalanan (dia tidak berpuasa), maka (wajib menggantinya), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, agar kamu bersyukur.
Dalam surat tersebut, untuk menjaga kesehatan, syariat Islam juga memberikan berbagai keringanan di dalam beribadah dengan tujuan meringankan, memudahkan dan tidak membuat payah badan.
3. Hadits menjaga kebersihan lingkungan
Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu mengatakan, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Setiap persendian manusia ada sedekahnya setiap hari di mana matahari terbit di dalamnya, kamu mendamaikan di antara dua orang adalah sedekah, kamu membantu seseorang untuk menaikkannya di atas kendaraannya atau mengangkatkan barangnya di atasnya adalah sedekah, kalimat yang baik adalah sedekah, pada tiap-tiap langkah yang kamu tempuh menuju sholat adalah sedekah, dan kamu membuang gangguan dari jalan adalah sedekah." (HR.al-Bukhari ,no.2989 dan Muslim, no 1009).
Dalam hadits tersebut, menjaga kesehatan tak cukup dengan hanya membersihkan diri saja namun juga di imbangi dengan menjaga kebersihan lingkungan. Karena lingkungan yang kotor akan menjadi sumber penyakit bagi manusia di sekelilingnya.
Wallahu a'lam bisshowab.
