Senin, 28 September 2020

Semua Hanya Titipan

Manusia adalah makhluk ciptaan Allah SWT. yang paling sempurna dibandingkan dengan ciptaan yang lain. Manusia memiliki akal dan pikiran untuk menjalani kehidupannya. Allah telah menciptakan alam ini beserta isinya yang sangat lengkap, sehingga manusia dapat memanfaatkannya. Namun ingat, semua yang Allah berikan kepada manusia hanyalah titipan semata yang sewaktu-waktu dapat diambil dan pergi.

Ketika kita memiliki harta kekayaan, bersedekahlah.
Ketika kita memiliki kelebihan dan kekurangan, bersyukurlah.
Percuma seseorang menjadi kaya raya namun tidak suka bersedekah. 
Ketika Allah sudah mengatakan  كُنْ فَيَكُونُ "jadi, maka jadi"
Maksudnya, segala sesuatu yang telah kita kumpulkan seperti harta kekayaan, jabatan tinggi yang sudah kita raih dapat lenyap seketika ketika Allah sudah berkehendak.

Maka dari itu, kita sebagai manusia harus mampu bersyukur, ikhlas, tidak sombong, dan senantiasa bersedekah. Karena apapun yang kita miliki di dunia ini adalah hanya titipan Allah SWT, yang dapat diambil kapan saja dan dimana saja ketika Allah berkehendak. Semoga kita semua senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT. Aamiin Ya Rabbal Alamiin...

Senin, 21 September 2020

Pentingnya Mempelajari Filsafat Dakwah

Sumber foto: https://jurnalis-netizen.blogspot.com/2015/08/pengertian-filsafat-dakwah-objek.html 

Assalamu'alaikum w.w
Hallo Akang dan Teteh...
Alhamdulillah, kali ini masih diberi kesempatan menulis di blog ini. Semoga kita semua senantiasa diberikah kesehatan yaa. Aamiin...

Setelah blog sebelumnya menjelaskan definisi dari filsafat dakwah, pasti nih pernah terlintas di pikiran kita "Kenapa harus belajar filsafat dakwah? Apa pentingnya sih?"
Nah, di blog ini saya akan membahas pentingnya mempelajari filsafat dakwah.
  1. Dapat membuat seseorang berfikir lebih kritis, analitis dan sistematis dalam menghadapi tantangan dakwah.
  2. Mampu mengembangkan kegiatan dakwah dengan pemikiran yang kritis dan rasional.
  3. Dapat mengahadapi berbagai macam persoalan keumatan.
  4. Dapat memberikan solusi alternatif dalam memecahkan suatu persoalan.
  5. Mendapatkan pengetahuan sedalam-dalamnya mengenai proses penyampaian ajaran islam.
  6. Dapat melihat suatu permasalahan dengan kacamata dan pemikiran yang luas.
  7. Filsafat dakwah dapat memberi bekal dan kemampuan pada kita untuk memperhatikan cara pandangan kita sendiri dan pandangan orang lain dengan kritis.
  8. Filsafat dakwah membantu kita memahami bahwa sesuatu tidak selalu tampak seperti apa adanya.
Demikian pentingnya mempelajari filsafat dakwah, jika ada yang ingin menambahkan silahkan tulis di kolom komentar yaa..
Terima kasih, semoga bermanfaat.
Wassalamu'alaikum w.w

 

Apa itu Filsafat Dakwah?

Assalamu'alaikum w.w

Hallo Akang teteh semuanya... Semoga kita selalu diberikan kesehatan yaa. Aamiin

    Sebelum mempelajari sesuatu, kita harus mengetahui terlebih dahulu apa yang ingin kita pelajari. Seperti saya saat ini sedang mempelajari Filsafat Dakwah. Waaaahh apaa itu? mungkin dibeberapa telinga cukup asing dengan ilmu ini, sama kok saya juga seperti itu hehe. Oke deh, langsung saja kita ke pembahasan...

   Secara umum, filsafat dapat dipahami sebagai kajian atau pembahasan yang mendalam tentang suatu masalah guna menemukan hakikat (kebenaran yang sejatinya merupakan kebenaran) dari masalah tersebut. Sedangkan dakwah secara Bahasa, berasal dari bahasa Arab دعوة, يدعو, دعا Kata dakwah merupakan bantuk mashdar dari kata kerja دعا, madi يدعو sebagai mudhari yang berarti seruan, ajakan, panggilan, undangan, doa dan semacamnya. Dakwah yaitu mengajak manusia untuk mengerjakan kebaikan dan mengikuti petunjuk, menyuruh mereka berbuat baik dan melarang mereka mendapat kebahagiaan didunia dan diakhirat. 

    Adapun pengertian filsafat dakwah adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari secara kritis dan mendalam tentang dakwah (tujuan dakwah, mengapa diperlukan proses komunikasi dan transformasi ajaran dan nilai-nilai Islam dan untuk mengubah keyakinan, sikap, dan perilaku seseorang khas Islam) dan respon terhadap dakwah yang dilakukan oleh para da’I dan mubaligh, sehingga orang yang didakwahi dapat menjadi manusia-manusia yang baik dalam arti beriman, berakhlak mulia seperti yang diajarkan oleh Islam.

Filsafat dakwah dapat dimaknai dengan 3 hal, yaitu:

1. Filsafat dakwah adalah konsep yang menerangkan prinsip dan hal mengenai dakwah

2. Filsafat dakwah bersifat rasional dan filosofis mengenai prinsip dakwah yang digali dari Al-Qur'an, Hadits, dan pemikiran para ulama.

3. Filsafat dakwah menunjuk aliran pemikiran yang dapat memperlihatkan perbedaan tetang hal pokok mengenai dakwah yang berkaitan dengan madzhab-madzhab pemikiran.

    Berdasarkan pemaparan diatas, dapat kita simpulkan bahwa filsafat dakwah adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari secara kritis dan mendalam tentang dakwah.

Semoga bermanfaat bagi kita semuanya...

Wassalamu'alaikum w.w

Selasa, 15 September 2020

Penusukan Syekh Ali Jaber oleh Pemuda

Sumber: Facebook
Foto pelaku dengan jelas


Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Gimana kabarnya Akang Teteh semua udah lama ya gak suka update di blog ini. Semoga kita disehatkan selalu ya. Aamiin ya rabbal alamiin.

Beberapa hari yang lalu tepatnya di Bandar Lampung pada hari senin tanggal 13 September 2020 kita dikagetkan dengan sebuah berita penusukan terhadap Syekh Ali Jaber oleh orang yang tidak dikenal secara tiba-tiba saat Syekh Ali Jaber berdakwah di khalayak umum. Saat kejadian banyak orang yang merekam kejadian tersebut sehingga pelaku dapat terlacak dengan mudahnya. Ternyata pelakunya adalah seorang pemuda yang bernama Alpin Andria bin M. Rudi Selidik demi selidik ternyata dikatakan bahwa pelakunya terdapat gangguan jiwa. Namun anehnya si pemuda tersebut terlihat melakukan penusukan kepada Syekh Ali Jaber dengan sangat sadar. 

Mari kita lihat bersama bagaimana kelanjutan kasus tersebut oleh pihak yang berwajib. Semoga saja pihak berwajib dapat berlaku adil, tidak memandang status, tidak memandang kaya atau miskin dan hukumannya dapat membuat pelaku jera. Jangan menggunakan hukum tumpul keatas tajam kebawah. 

jika kita lihat bahwa kejadian tersebut termasuk ke dalam salah satu hambatan hambatan dalam berdakwah. Pada saat zaman rasul pun hambatan dalam berdakwah sudah ada, seperti saat Rasul dilempari batu bahkan sampai dilempari kotoran. Pelajaran yang dapat kita ambil dari kejadian tersebut adalah kesabaran para pendakwah dalam menghadapi hambatan yang dilalui dalam berdakwah. 

Semoga kita selalu berada dalam lindungan Allah SWT. Aamiin..

Terima kasih telah membaca blog ini❤️ Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh